Artikel tentang telnet
1.
Pengertian Telnet.
Telnet (Telecommunication Network) adalah protokol
client-server yang memungkinkan adanya akses remote login komputer tujuan dalam
sebuah jaringan. Telnet juga dapat diartikan sebagai virtual/emulasi terminal
yang menggunakan protokol telnet untuk dapat mengakses komputer tujuan secara
remote. Telnet digunakan untuk login ke komputer lain di Internet dan mengakses
berbagai macam pelayanan umum, termasuk katalog perpustakaan dan berbagai macam
database.
Telnet menyediakan akses langsung ke beragam layanan
di Internet. Komputer host anda memang menyediakan beragam layanan, namun jika
layanan tersebut tidak ada, anda bisa menggunakannya melalui Telnet.
2.
Sejarah Telnet
Protokol
Telnet pertama kali diperkenalkan oleh Postel di tahun 1980. Dalam RFC 764,
sebagaimana dituliskan oleh seseorang bernama Postel.
Telnet hacking telah menjadi bagian dari internet dan dunia komputer dimulai semenjak komputer yang akan dihubungkan bersama-sama untuk membentuk jaringan.
Telnet hacking telah menjadi bagian dari internet dan dunia komputer dimulai semenjak komputer yang akan dihubungkan bersama-sama untuk membentuk jaringan.
Sedangkan
bentuk dan motivasi yang mungkin berbeda-beda dari waktu ke waktu, adalah
kenyataan bahwa hacking telah terjadi, dan akan terus terjadi, selama orang
memilih untuk menghubungkan komputer mereka ke jaringan yang lain yang dapat
mengakses komputer.
3.
Tujuan Telnet
Tujuan
dari protokol Telnet adalah agar dapat berfungsi secara umum, dua arah, dan
fasilitas komunikasi yang berorientasi 8 bit. Sedang tujuan utamanya adalah
untuk mengakses metode standar dari perangkat terminal antar-muka dan
pengolahan berorientasi terminal yang satu dengan yang lainnya.
Visinya
adalah protokol tersebut dapat juga digunakan sebagai komunikasi antar terminal
(“linking”) dan komunikasi antar proses (komputasi terdistribusi).
Telnet menggunakan 2 program, yang satu adalah client
dan server. Yang terjadi adalah ada dua program yang berjalan, yaitu software
client yang dijalankan pada komputer yang meminta pelayanan tersebut dan
software server yang dijalankan oleh computer yang menghasilkan pelayanan.
4.
Tugas dari client
a.
Membuat koneksi network TCP (Transfer Control
Protocol) dengan server.
b.
Menerima inputan dari user.
c.
Menformat kembali inputan dari user kemudian mengubah
dalam bentuk format standar dan dikirim ke server.
d.
Menerima output dari server dalam format standard.
e.
Mengubah format output tadi untuk ditampilkan pada
layar.
5.
Tugas dari server
a.
Menginformasikan software jaringan bahwa komputer itu
siap menerima koneksi.
b.
Menunggu permintaan dalam bentuk format standard.
c.
Melaksanakan permintaan tersebut.
d.
Mengirim kembali hasil ke client dalam bentuk format
standard.
e.
Menunggu permintaan selanjutnya.
6.
Fungsi Telnet (Telecommunication
Network)
a.
Fungsi utama dari telnet adalah mengakses komputer
(host/server) dari jauh/Remote login. Telnet adalah program yang memungkinkan
komputer kita menjadi terminal dari komputer lain di INTERNET. Telnet memungkinkan
kita untuk masuk (log in) sebagai pemakai komputer jarak jauh dan menjalankan
program komputer layanan yang ada dikomputer tersebut.
7.
Kelebihan Telnet
a.
Kelebihan menggunakan telnet server adalah user
interface yang ramah, yaitu anda memberikan perintah jarak jauh (istilahnya
remote) seolah-olah anda mengeksekusi perintah pada command line pada komputer
Anda.
8. Kelemahan Telnet
a.
Kekurangan telnet adalah penggunaan NTLM
authentication tanpa enkripsi sehingga memudahkan pencurian password oleh sniffers.
Kalau anda adalah administrator sistem, saya sarankan anda menggunakan SSH pada
Linux daripada Telnet Server untuk mengkonfigurasikan sistem anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar